Minggu, 22 April 2012

Karakteristik Sembilan (Menekankan aspek spiritual)


Pada tahap pembinaan tidak ada sesuatu pengaruhnya yang lebih besar dalam jiwa selain dari pada ibadah ,karena dengan ibadah akan menghubungkan hati dengan Alllah, meneguhkan jiwa dalam menghadapi penderitaan, lulus menghadapi fitnah dan teguh diatas kebenaran.
Imam Ahmad meriwayatkan perkataan Aisyah ra, “ sesungguhnya Allah mewajibkan qiyamul lail pada awal surah ini. Kemudian Rasulullah saw dan para sahabatnya melaksanakannya selama satu tahun sampai kaki – kaki mereka bengkak. Allah menahan penutup surah itu dilangit selama 12 bulan kemudian Allah menurunkan keringanan diakhir surah sehingga qiyamul lail menjadin sunnah setelah diwajibkan”.
Qiyamul lail yang diwajibkan pada permulaan ini merupakan daurah tadribiah ‘anifah’pelatihan intensif dan keras’ untuk komitmen dan taatt kepada Allah selama satu tahun penuh dan seharusnya waktu malam hari hendaklah lebih banyak digunakan untuk qiyamul lail dan sedikit untuk istirahat
Qiyamul lail sendiri bukanlah sasaran atau hukuman Allah terhadap hambahNya, tetapi merupakan tarbiya imaniyah ‘pembinaan keimanan’ untuk mewujudkan hubungan yang kuat dengan Allah. Ia adalah sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Sarana untuk dzikirullah , tabatul dan tawakal kepadaNya. Hal ini menjadi senjata satu – satunya dalam pertarungan . Ialah yang membekali kaum  mu’minin dengan kesabaran   dalam menghadapi cobaan , penyikasaan dan penghinaan .ialah sanjata sautu – satunya dalam  periode ini yang tidak membolehkan konfrontasi langsung.
Para penyeruh ke jalan Allah sangat memerlukan senjata ini , dalam melaksanakan tugas da’wah yang selalu menghadapi berbagai rintangan dan gangguan . Jika pada tahapan ini seperti ini gerakan Islam tidak memperhatikan aspek ibadah , aspek ruhiyah, qiyamul lail yang rutin dan berkesinambungan, dan daurah – daurah secra berulang – ulang untuk “ hidup terus” , pasti akan menyaksikan para  prajuritnya berjatuhan satu demi satu dan rontok oleh benturan tribulasi.

By: Irfan Roismanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar