Pada masa ini setiap kabilah telah melancarkan berbagai
penyiksaan terhadap putra-putra dan budak-budak mereka untuk memalingkan dan
menghalangi mereka dari jalan Allah. Di antara kebiasaan orang musrik ialah
mengikat sebagian sahabat di punggung onta dan sapi kemudian melemparkannya di
padang pasir yang membakar. Bahkan, sebagian mereka ada yang dipakaikan baju
besi kemudian dilempar ke batu-batu yang membara. Daftar orang yang disiksa
karena Allah ini sangat panjang dan menyakitkan. Berikut ini beberapa
contohnya:
Adalah Abu Jahal apabila mendengar seorang mulia dan kaya
masuk islam, ia mengancam dengan kerugian harta dan penodaan kehormatan. Dan,
apabila yang masuk Islam itu orang lemah, ia memukul dan menyiksanya.
Sedangkan, paman dari Utsman bin Affan biasa menyiksa orang
yang masuk islam dengan cara membungkus orang itu dengan tikar anyaman daun
korma kemudian membakarnya sampai kulitnya terkelupas seperti ular.
Umayyah bin Khalaf al-Jamhi pernah menyiksa budaknya, Bilal
dengan mengikatkan tali ke lehernya kemudian diserahkan kepada anak-anak untuk
diseret mengelilingi lereng-lereng Mekah sampai bekas tali itu di lehernya.
Sementara itu, Umanyyah memukulinya dengan tongkat sambil sesekali
mengencangkan ikatan tali di lehernya. Bahkan, Umanyyah pernah memaksanya duduk
di terik matahari padang pasir dalam keadaan lapar. Dan lebih kejam dari itu,
Bilal pernah di jemur di tengah kota Mekkah kemudian ditindih dengan batu besar
di dadanya seraya dikatakan kepadanya, ’Demi
Allah, kamu akan begini terus sampai mati atau kamu ingkar kepada Muhammad dan
menyembah Lata dan Uzza.’ Sekalipun demikian tetap menjawab, ‘Ahad, ahad,’ sampai pada suatu hari Abu
Bakar melewatinya kemudian membelinya dari mereka dengan tujuh uqiah.
Amar bin Yasir adalah budak milik Bani Makhzum. Ia dan kedua
orang tuanya diketahui masuk Islam. Kemudian orang-orang mesyrik di bawah
pimpinan Abu Jahal menyiksa mereka dengan menjemur mereka di terik matahari
Mekah. Pada suatu hari Nabi SAW. melewati mereka sedang disiksa, kemudia
bersabda, ‘Bersabarlah wahai keluarga
Yasir, sesungguhnya kalian dijanjikan surge.’ Akhirnya, Yasir syahid karena
penyiksaan, sedangkan Sumaiyyah ditusuk duburnya oleh Abu Jahal dengan parang
sehingga mengakibatkan kematiannya. Maka tercatatlah (Sumaiyyah) sebagai
syahidah yang pertama masuk islam. Selanjutnya, mereka memperkeras penyiksaan
terhadap Ammar, kadang-kadang dengan menjemurnya di terik matahari dan
kadang-kadang pula meletakkan batu besar di dadanya. Mereka berkata, ’Kami tidak akan meninggalkan kamu sampai
kamu mencela Muhammad atau memuji Lata dan Uzza’ …’
Allahu A’lamBy: Kelik Isbiyantoro
Tidak ada komentar:
Posting Komentar